$type=slider$snippet=hide$cate=0$meta=0$show=home

Menakar Militansi Ke-NU-an Seorang Nahdliyin

Bagikan :

Dalam acara rakornas Lakpesdam Nahdlatul Ulama yang diselenggarakan pada bulan ini Hanif Dakhiri (menaker RI) menyampaikan ada 4 macam kader NU dalam perspektif Nahwu :

1. Kader Jazm
Jazm, tanda asli i'robnya sukun, artinya mati. Kader jazm, hati dan pikiran nya mati. Tidak peduli NU atau tokoh-tokoh NU dibully, difitnah. Tidak peduli NU NU mau maju atau mundur. Dalam dirinya hanya ada merasa sebagai bagian dari warga NU.

Posisinya pun tergantung amil jazm. Bahkan pada beberapa kondisi, ia harus membuang salah satu (huruf) miliknya. Kehilangan bagian dirinya.

Kader jazm, ke-NU-annya 1 - 25 %. Setara emas 1 - 6 karat.


2. Kader Jarr
Jarr, atau khofad, tanda asli i'robnya adalah kasroh. Khofad, artinya rendah. Kasroh artinya pecah. Kader jarr, orientasinya adalah perpecahan dan kerendahan (mundur). Kadarnya sudah lebih baik dari jazm, namun masih melekat pragmatisme, individualisme, egoisme, rasisme, dll. Karena di dalamnya ada goir munsorif juga.

Kalau ada Kyai Tokoh NU berbeda pandangan, kader jarr malah suka hanyut ikut memanas-manasi konflik dan menjelekkan salah satu Kyai NU. Bahkan bersuka cita dengan khilafiyah tersebut dan menyebarkan gosip ke tetangga juga lebih respek kepada tetangga daripada kyai dan habaib NU sendiri. Padahal, seharunya akhlak santri adalah membela kyainya dari serangan tetangga, atau diam dan berdo'a agar di butakan dan ditulikan dari "aib gurunya", "kekurangan kyainya". Husnudzon dan ta'at pada kyai, apapun yg terjadi.

Kader nashob, kadar NU-nya 26-50%. Setara emas 7 - 12 karat.

3. Kader Nashob
Tanda asli i'rob nashob, adalah fathah. Nashob artinya datar, stagnan. Fathah artinya terbuka. Kader nashob, terbuka bagi siapapun dan apapun. Apa saja masuk sebagai manifestasi fathah (terbuka). Ia menerima A, B, C, D, dan lainnya. Tapi tidak satupun dari A, B, C, dan D atau lainnya yang menerima kader nashob secara terbuka. Karena mereka menyadari kader nashob ada maunya : objek (maf'ul bih), penguatan (m. mutlak), eksistensi (haal), numpang tempat (d makan), numpang waktu (d zaman), alasan (m. liajlih), numpang beken (m. ma'ah), dll..

Posisinya tergantung amil nashob, bahkan dalam beberapa kondisi, ia harus membuang nun rofa (identitas keluhuran).

Kader nashob, sudah lebih baik dari jazm, dan jarr. Kadar NU-nya 51 - 75 %, atau emas 13-18 karat. Namun, nashoblah yang paling banyak dalam i'rob. Dengannya, NU menjadi dinamis.


4. Kader Rofa
Tanda asli i'rob rofa adalah dlommah. Rofa artinya luhur, tinggi. Dlommah artinya berkumpul, solid.

Kader rofa' memiliki niat dan perilaku yang luhur, mulia, dan terhormat. Mereka adalah para pelopor (mubtada), pendamping pelopor (khobar), aktivis militan (fa'il), pengganti aktifis militan (na'ibul fa'il), dan para pengikut kader rofa' (tawabi).

Kader rofa' atau kader dlommah, adalah kader NU yang solid, bercita2 luhur, berprilaku luhur, kompak berjam'iyyah dan berjama'ah seperti dalam sholat. Berjajar rapi mengikuti instruksi imam. Imamnya ruku, ma'mum ruku, imam sujud, ma'mum sujud, dan sebagainya dalam satu harmoni, dalam satu tujuan : *mengharap ridho dan Allah, lillahi ta'ala*. Innaa solaati, wa nusuki, wa mahyaaya, wa maati, lillahi robbil 'alamin.. Hidup dan mati mereka hanya untuk Allah, berjumpa dengan Rabbnya di taman firdaus, a'la faroodisil jinaan..

Kader Rofa' ke NU-an nya sudah lebih bail dari jazm, jarr, dan nashob, atau kisaran 76 - 100 %. Jika dalam emas, setara 19 - 24 karat, emas murni yg bernilai sangat tinggi.

Demikian yang beliau sampaikan, mudah-mudah bermanfaat, menjadikan kita kader rofa' yg orientasinya adalah surga.

Kenapa surga?

Karena saat ini, hadiah surga telah direbut oleh extremis kanan, yg rela ngebom demi "bidadari".

Mari bung, rebut kembali identitas Aswaja An-Nahdliyah yg telah direbut tetangga : subuh mengaji, magrib mengaji, dan gaya2 dakwah yg sesuai zaman : kearifan lokal. Jangan jumud, karena kita punya kaidah :

المحافظة على القديم الصالح والاخذ بالجديد الاصلاح .

Jangan-jangan, substansi ini juga sudah mereka rebut?

Lihat lah, kini anak-anak muda kita sudah "hijrah" ke mereka.

Lihat juga Bos HP Nokia yg mengatakan :

"Saya tidak melakukan kesalahan, tapi saya tidak mengerti mengapa saya kalah (menghilang dari pasaran)"

Hari ini, Nokia dikalahkan Android, pasar bebas untuk para smartphone.

Ya, bisa jadi Nokia tidak melakukan kesalahan apapun, tapi satu kesalahan besar yang sebenarnya mereka lakukan adalah : lambat berinovasi dan bergerak. Betah dalam zona nyaman.

Bisa juga, NU tiba-tiba hilang dari peradaban Nusantara, jika para kadernya lambat *berinovasi*, *berkolaborasi*, dan lambat merespon *digitalisasi*. Lambat mengupgrade ke i'rob rofa menjadi mubtada.

Sekian, semoga bermanfaat. Intisari dari Narasumber, alur tulisan dari penulis.

Jika ini baik, mudah-mudahan untuk Nusantara, jika ini tidak baik, mak untuk saya sendiri.

Wallahul muwafiq ila aqwamit thoriq..

-- Sebarkan, untuk Arus Baru Se Abad Nahdlatul Ulama.

----

Penulis : Kang Ichsan
Sukabumi, 29 Desember 2018

KOMENTAR

Nama

Agenda,8,Agenda Rutin,2,Bahtsul Masail,3,Bangil,1,Banser,24,Berantas Karaoke,2,Cadar,1,cerpen,1,Dokumentasi,11,Dzikir dan Doa,1,Ekonomi,2,Felix,1,Gus Baha,1,Gus Dur,4,Gus Mus,2,Habib Lutfi,1,Hari Pahlawan,1,Hari Santri Nasional,2,Hikmah,6,HTI,4,Humor,4,Islam Dunia,2,ISNU,2,Israel,1,Jokowi,1,Ke-Ansor-an,2,Ke-NU-an,3,Kedutaan Israel,1,KH Sya'roni Ahmadi,2,KH. Ma'ruf Amin,1,KH. Said Aqil Siradj,2,Khilafah,1,Konferancab 2018,2,Lowongan Kerja,2,Mbah Maemon,1,Muamalah,1,Mudik 2018,1,Muslimat NU,1,Nahdlotul Ulama,1,Natuna,1,Opini,9,PBNU,2,Peristiwa,5,pilihan,15,PKD dan Diklatsar,1,Posko Mudik Banser 2018,1,Pustaka,2,Rijalul Ansor,1,RSI NU Demak,1,sawah,1,Sejarah,4,Tausiyah,2,Terorisme,2,Tokoh,9,Tradisi,3,UAS,1,Ubudiyah,5,Uighur,1,Video,2,Warta Lokal,20,Warta Nasional,16,Yahudi,1,
ltr
item
ANSOR PAC Karanganyar: Menakar Militansi Ke-NU-an Seorang Nahdliyin
Menakar Militansi Ke-NU-an Seorang Nahdliyin
Dalam acara rakotnas Lakpesdam yang diselenggarakan pada bulan ini Hanif Dakhiri (menaker RI) menyampaikan ada 4 macam kader NU dalam perspektif Nahwu : 1. Kader Jazm, 2 Kader Jarr, 3 Kader Nashob, 4 Kader Rofa
https://3.bp.blogspot.com/-OWBaJxWA0TI/XCfqsMasTCI/AAAAAAAAFTw/ctx6_z9Xf08hla4VqOK07qcr5GNf674HwCLcBGAs/s320/IMG_20181230_044129.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-OWBaJxWA0TI/XCfqsMasTCI/AAAAAAAAFTw/ctx6_z9Xf08hla4VqOK07qcr5GNf674HwCLcBGAs/s72-c/IMG_20181230_044129.jpg
ANSOR PAC Karanganyar
https://www.ansorpackaranganyar.org/2018/12/menakar-militansi-seorang-hahdliyin.html
https://www.ansorpackaranganyar.org/
https://www.ansorpackaranganyar.org/
https://www.ansorpackaranganyar.org/2018/12/menakar-militansi-seorang-hahdliyin.html
true
110494691151744641
UTF-8
Semua postingan ditampilkan Postingan tidak ditemukan Lihat Semua Selengkapnya Balas Batal Membalas Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan Lihat Semua Mungkin anda menyukai postingan ini LABEL ARSIP SEARCH SEMUA POSTINGAN Postingan yang sesuai tidak ditemukan Kembali ke Beranda Ahad Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Ahd Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agu Sep Okt Nov Des Sekarang 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 jam yang lalu $$1$$ hours ago kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago lebih dari 5 bulan yang lalu Pengikut Ikuti THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Salin semua kode Pilih semua kode Semua kode telah terkopi ke komputer/gadget Tidak dapat mengkopi kode atau teks. selahkan pencet tombol [CTRL]+[C] (atau CMD+C untuk Mac) untuk mengnyalin Table of Content